Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas XII TKJ

muevantank

MANAJEMEN BANDWIDTH dalam JARINGAN




Manajemen bandwidth dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya yaitu :



1. Simple Queue


Simple Queue merupakan metode manajemen bandwidth yang paling sederhana. menu dan konfigurasi yang dilakukan untuk menerapkan simple queue cukup sederhana dan mudah dipahami
Parameter dasar dari simple queue adalah target dan max-limit. Target dapat berupa ip address, network address, dan dapat juga interface yang akan diatur bandwidth nya



2. Queue Tree


Queue Tree Merupakan metode manajemen bandwidth yang digunakan untuk mengatur jumlah bandwidth. Queue Tree berfungsi untuk mengimplementasikan fungsi yang lebih kompleks dalam limit bandwidth. Biasanya digunakan oleh admin warnet untuk mambatasi satu arah koneksi untuk download maupun untuk upload. Pembatasan bandwidth dengan menggunakan metode queue tree tidak dilakukan scara langsung saat penambahan rule queue namun dilakukan dengan melakukan marking paket/ data dengan menggunakan Firewall Mangle.



3. Shared/Up to


Shared/up to merupakan pengembangan dari metode manajemen bandwidth simple queue. selain digunakan untuk melakukan managemen bandwidth pada umumnya, administrator jaringan juga dapat memanfaatkan simple queue untuk melakukan pengaturan bandwidth shared/up to dengan menerapkan limitasi bertingkat.

limitasi bertingkat sebagai berikut:

1. Dalam keadaan semua client melakukan akses jaringan, masing-masing client akan mendapatkan bandwidth minimal sebesar 128 kbps.

2. jika hanya ada satu client yang dapat melakukan akses jaringan, client trsb akan mendapatkan bandwidth hingga 256 kbps.

3. jika ada beberapa bandwidth client (tidak semua client) melakukan akses, bandwidth yang tersedia akan di bahigi rata ke sejumlah client aktif.


4. Prioritas Traffic/ Bypass Traffic Local


Ketika kita melakukan implementasi simple queue, dengan hanya brdasarkan target-address, maka router hanya akan melihat dari mana traffic itu berasal. Dengan demikian, ke mana pun tujuan traffic nya tetap akan terkena limitasi
Contoh:
IP LAN 1 : 192.168.10.0/24
IP LAN 2 : 192.168.20.0/24
jika hanya dibuat simple queue dengan target address :192.168.10.0/24, traffic ke arah 192.168.20.0/24 juga akan terlimit, Agar traffic ke arah jaringan lokal lain tidak terlimit, kita dapat membuat simple queue baru dengan mengisikan dst-address serta menentukan Max-limit sebesar maksimal jalur koneksi, misalnya 100Mbps.



5. Delay Pools


Delay Pools merupakan salah satu fasilitas squid untuk membatasi bandwidth yang di konsumsi oleh client. Delay Pools merupakan opsi yang juga dapat digunakan untuk menspesifikasi beberapa jumlah pool yg digunakan untuk membatasi jumlah bandwidth dari ACL (Access Control List) tertentu.
Biasanya Delay Pools akan digabungkan bersama opsi-opsi lain, seperti berikut.
1. Delay class
2. Delay parameter
3.Delay access



6. Hierarcial Token Bucket (HTB)


HTB adalah sistem/metode untuk mengatur dan mengontrol kapasitas bandwidth di almbil dari Algoritma Token Bucket, analog dari Algoritma ini yaitu penetapan kapasitas keranjang (Bucket) pada pengambilan ke kesian kali (token). HTB berperan mengontrol penggunaan bandwidth trhadap link yang di berikan kepada client. Dengan kata lain, HTB sangat berguna untuk membatasi kapasitas download dan upload pada client. Parameter yang di gunakan HTB untuk menentukan jenis queue diantaranya adalah ratr,cell, dan RED.


7. Class-Based Queueing (CBQ)


CBQ adalah teknik klarifikasi paket data yang memungkinkan sharing bandwidth antar kelas dan memiliki user interface. CBQ mengatur pemakaian bandwidth jaringan yg dialokasikan untuk setiap user, pemakaian bandwidth yang melebihi nilai set akan di potong (shaping). CBQ juga dapat diatur untuk sharing dan meminjam bandwidth antar class.


8. per Connection Queue(PCQ)


PCQ merupakan salah satu metode manajemen bandwidth untuk melakukan pembagian bandwidth scara merata. misalnya kita memiliki bandwidth sebesar 1Mbps jika terdapat 2 client pada satu jaringan yng sedang melakukan download maka masing masing client tsb mendapat 512 kbps. Dan jika salah satu jaringan terdapat 4 client yang sedang melakukan download maka masing masing client tsb mendapat 256kbps dan seterus nya,


Itu lah beberapa manajemen bandwidth dalam jaringan semoga brmanfaat, jika kamu masih bingung silahkan comment ya dan jgn lupa uda subscribe channel aku ya


Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama